Ciri-Ciri Penderita Penyakit Radang Paru Paru

By   April 28, 2018

Tanamanobatherbal.org,- Referensi situs berbagai tanaman obat herbal paling lengkap.


Ciri-Ciri Penderita Penyakit Radang Paru Paru

Ciri-Ciri Penderita Penyakit Radang Paru Paru – Radang paru paru adalah suatu penyakit berbahaya yang menyerang organ paru paru, kondisi dimana infeksi terjadi di paru paru yang disebabkan oleh bakteri, virus atau jamur.

Perlu Anda ketahui, Dikutip dari situs www.lung.org, bahwa penyakit ini sering menyebar melalui batuk, bersin, bersentuhan atau bahkan bernapas sekalipun. Dan penyakit radang paru paru juga tidak menunjukan gejala yang signifikan.

Banyak yang dapat menyebabkan pneumonia. Yang paling umum adalah bakteri, virus atau jamur. Pada umumnya tubuh biasanya mencegah kuman-kuman ini menginfeksi paru-paru. Tetapi terkadang kuman dapat mengalahkan sistem kekebalan, bahkan jika kesehatan Anda secara umum baik.

Bakteri yang paling sering menyebabkan terjadi radang adalah Streptococcus pneumoniae dan Haemophilus influenzae. Sedangkan virus yang paling sering menyebabkan kondisi ini adalah respiratory syncytial virus (RSV), rhinovirus, dan virus influenza.

Gejala Radang Paru Paru

Gejala radang paru-paru yang paling umum terjadi adalah batuk yang berdahak. Hal ini biasanya dihubungkan dengan terdapatnya dahak (sputum) berwarna kehijauan atau kekuningan. Bukan hanya itu, penyakit ini juga memiliki ciri ciri radang paru paru lainnya.

Seperti yang dikutip dari situs www.medicalnewstoday.com, tanda tanda radang paru paru yang umum terjadi, antara lain :

  • Batuk dan demam.
  • Pernapasan cepat dan nafas pendek.
  • Detak jantung cepat.
  • Mudah kelelahan dan kelemahan.
  • Mual dan muntah.
  • Mudah berkeringat.
  • Sakit kepala.
  • Nyeri otot.
  • Kebingungan atau delirium, terutama pada orang dewasa yang lebih tua.
  • Warna kulit kehitaman atau keunguan, atau sianosis, dari darah yang kekurangan oksigen.

Radang paru-paru adalah salah satu kondisi kesehatan yang paling sering terjadi di dunia, menyerang 450 juta pasien setiap tahunnya, dimana 150 juta diantaranya adalah anak-anak. Sekitar 4 juta orang meninggal dunia setiap tahun karena penyakit ini, membuat penyakit radang paru paru masuk dalam sepuluh penyebab kematian tahunan paling mematikan di dunia.

Untuk itu diperlukan pencegahan yang baik serta penanganan yang tepat untuk menghindari kondisi yang tentunya tidak Anda inginkan.

Rekomendasi Pengobatan Radang Paru Paru

Dalam upaya membantu dalam mengatasi dari penyakit berbahaya ini, tentunya harus dengan pengobatan yang efektif dan mampu mengatasi secara tuntas. Salah satu rekomendasi dari kami yakni dengan menggunakan ramuan herbal berkhasiat.

Kenapa harus herbal? Penggunaan dari ramuan herbal dalam pengobatan penyakit ini bukan tanpa pertimbangan. Selain memang telah dikenal memiliki khasiat dan manfaat cukup baik dalam mengatasi penyakit yang menyerang kesehatan tubuh. Herbal juga Aman tidak memiliki efek samping serta tidak menimbulkan ketergantungan.

Dan bagi Anda yang mencari cara untuk mengatasi penyakit radang paru paru dengan cepat, efektif, dan aman tanpa efek samping serta mampu mengatasi secara tuntas. Silahkan Anda kunjungi => Obat Radang Paru Paru Paling Ampuh

Semoga informasi dari kami bermanfaat. Terima kasih

Post by Tanaman Obat Herbal

Ciri-Ciri Penderita Penyakit Radang Paru Paru

Baca juga artikel lainnya :

Manfaat Madu Untuk Atasi Penyakit Paru Paru

Manfaat Kunyit Untuk Penyakit Radang Paru Paru

Pengertian Dan Definisi Radang Usus Besar

By   April 26, 2018

Tanamanobatherbal.org,- Referensi situs berbagai tanaman obat herbal paling lengkap.


Pengertian Dan Definisi Radang Usus Besar

Pengertian Dan Definisi Radang Usus Besar – Radang Usus Besar merupakan suatu kondisi dimana peradangan terjadi pada seluruh lapisan usus besar. Penyakit ini termasuk peradangan kronis, yang bisa menyebabkan tumbuhnya bisul dalam usus atau malah membuat usus terluka.

Pada dinding yang melapisi saluran pencernaan atau usus besar mengalami luka, yang dapat menyebabkan diare. Peradangan yang terjadi di usus besar ini dapat bersifat akut maupun kronis.

Baca juga : Tanaman Obat Untuk Radang Usus Besar

Kondisi ini membuat seseorang mengalami diare disertai dengan darah, berlendir, dan bernanah. Radang usus dapat menyerang semua jenis kelamin, baik pria maupun wanita dengan rentang usia antara 15-30 tahun.

Jenis radang usus besar paling umum, termasuk :

  • Inflammatory bowel disease ( IBD ) colitis (penyakit Crohn atau kolitis ulserativa ).
  • Kolitis mikroskopik.
  • Kolitis kimia.
  • Kolitis iskemik.
  • Kolitis menular ( keracunan makanan yang disebabkan oleh infeksi, dan infeksi yang disebabkan oleh parasit atau bakteri).
  • Obat menyebabkan kolitis.

Penyebab radang usus besar.

Meskipun pemicu untuk radang usus besar masih belum jelas, para peneliti memahami bahwa salah satu penyebabnya adalah kerusakan sistem kekebalan tubuh. Ketika sistem kekebalan Anda mencoba melawan virus atau bakteri yang menyerang, respons imun yang abnormal menyebabkan sistem kekebalan menyerang sel-sel dalam saluran pencernaan juga.

Keturunan juga tampaknya memainkan peran dalam radang usus besar lebih umum pada orang yang memiliki anggota keluarga dengan penyakit. Namun, kebanyakan orang dengan radang usus besar tidak memiliki riwayat keluarga.

Gejala radang usus besar.

Gejala dari penyakit ini dapat bervariasi. Menurut Cedars-Sinai, sekitar 50 persen orang yang didiagnosis dengan radang usus besar memiliki gejala ringan. Namun, gejalanya bisa parah. Dan berikut ini adalah gejala dari umum dari penyakit ini, antara lain :

  • Sakit perut.
  • Peningkatan suara perut.
  • Tinja berdarah.
  • Diare.
  • Demam.
  • Nyeri rektal.
  • Penurunan berat badan.
  • Malnutrisi.

Radang usus besar juga dapat menyebabkan kondisi tambahan seperti:

  • Nyeri sendi.
  • Pembengkakan sendi.
  • Mual dan nafsu makan menurun.
  • Masalah kulit.
  • Sariawan.
  • Radang mata.

Komplikasi penyakit radang usus besar.

Penyakit radang usus besar meningkat risiko kanker usus besar. Semakin lama Anda menderita penyakit ini, semakin tinggi risiko Anda terkena kanker ini serta kondisi berbahaya lain. Komplikasi lain dari radang usus besar, meliputi :

  • Penebalan dinding usus.
  • Pendarahan hebat.
  • Lubang di usus besar (usus berlubang).
  • Dehidrasi berat.
  • Penyakit hati (jarang).
  • Keropos tulang (osteoporosis).
  • Radang kulit, sendi dan mata.
  • Peningkatan risiko kanker usus besar.
  • Sebuah kolon yang cepat membengkak (megacolon beracun).
  • Peningkatan risiko pembekuan darah di pembuluh darah dan arteri.

Rekomendasi Pengobatan Radang Usus Besar

Tujuan utama dari pengobatan radang usus besar adalah mengurangi peradangan yang memicu gejalanya. Selain itu untuk perlindungan jangka panjang juga dilakukan pencegahan terhadap risiko komplikasi yang mungkin timbul.

Dan bagi Anda yang mencari cara untuk mengatasi penyakit radang usus besar secara alami, cepat dan efektif. Silahkan Anda kunjungi => Obat Radang Usus Besar Paling Ampuh

Semoga informasi dari kami bermanfaat. Terima kasih

Post by Tanaman Obat Herbal

Pengertian Dan Definisi Radang Usus Besar

Baca juga artikel lainnya :

Ciri Tanda Dan Gejala Varises Pada Ibu Hamil

Penyebab Varises Pada Pria Dan Wanita

Ciri Tanda Dan Gejala Varises Pada Ibu Hamil

By   April 25, 2018

Tanamanobatherbal.org,- Referensi situs berbagai tanaman obat herbal paling lengkap.


Ciri Tanda Dan Gejala Varises Pada Ibu Hamil

Ciri Tanda Dan Gejala Varises Pada Ibu Hamil – Varises merupakan kondisi di mana terjadi pelebaran dan berkelok-keloknya pembuluh darah balik/vena. Penyakit ini paling sering menyerang tungkai bawah. Varises lebih sering menyerang jenis kelamin wanita dibandingkan dengan laki-laki dengan segala faktor resiko yang menyertai.

Varises biasanya muncul seperti bagian yang bengkak dan timbul, berwarna ungu atau kemerahan. Seringkali varises bisa terasa sakit, dan pada kebanyakan kasus muncul pada kaki bagian bawah.

Baca juga : Tanaman Obat Varises

Lalu, bagaimana jika varises menyerang ibu hamil?

Varises terjadi ketika pembuluh darah tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Pembuluh memiliki katup satu arah yang mencegah darah mengalir ke arah sebaliknya. Ketika katup gagal berfungsi, darah mulai berkumpul di pembuluh, bukan mengalir ke jantung dan pembuluh pun membesar.

Selain itu, pada ibu hamil berbagai kondisi dapat menyebabkan varises, antara lain :

  • Pada ibu hamil, pertumbuhan janin pada rahim bisa menyebabkan tekanan yang kuat pada bagian vena besar di bagian sisi kanan tubuh atau vena cava inferior. Tekanan ini bisa menyebabkan tekanan pada bagian pembuluh darah di kaki. Hal ini yang menyebabkan varises lebih sering muncul pada ibu hamil.
  • Ketika hamil jumlah darah dalam tubuh meningkat sebagai efek untuk menerima janin dan mendukung pertumbuhan janin. Aliran darah yang lebih besar ini menyebabkan beban yang berlebihan pada bagian pembuluh darah.
  • Ibu hamil mengalami peningkatan hormon progesteron. Adanya hormon progesteron yang lebih tinggi menyebabkan dinding pembuluh darah menjadi lebih santai. Posisi ini yang menyebabkan pembuluh darah menjadi lebih lebar dari ukuran sebelumnya.
  • Meskipun dalam dunia medis mengatakan jika varises tidak diturunkan, namun jika ibu hamil memiliki riwayat keluarga dengan varises maka resiko terkena varises tetap lebih tinggi.
  • Resiko lain yang menyebabkan ibu hamil terkena varises adalah ciri ciri hamil anak kembar, bayi besar dalam kandungan, kehamilan dengan berat badan bayi yang berlebihan dan pengaruh usia kehamilan yang semakin besar.

Gejala Varises Pada Ibu Hamil

Gejala varises yang paling mungkin dirasakan antara lain adalah tekanan, pembengkakan, atau ketidaknyamanan. Gejala ini umumnya diakibatkan pelebaran pembuluh darah. Pembengkakan dapat terlihat pada paha bagian dalam serta kaki bawah dan akan semakin terasa saat berdiri lama.

Dikutip dari situs hamil.co.id, gejala lainnya dapat muncul seiring dengan perkembangan varises, antara lain :

  1. Rasa tidak nyaman pada bagian kaki atau bagian tubuh yang lain yang menjadi pertanda awal munculnya varises. Ibu hamil cepat lelah berlebihan, perasaan berat dan tidak nyaman saat digunakan untuk bergerak.
  2. Kaki akan terasa berat melangkah, nyeri dan rasa sakit yang berlebihan saat berdiri atau duduk.
  3. Bagian vena yang akan membengkak terasa panas, nyeri, gatal dan berdenyut yang terasa tidak nyaman.
  4. Rasa sakit akan berkembang atau lebih parah pada pagi hari ketika ibu hamil bangun tidur.
  5. Pembuluh darah vena pada bagian kaki terasa sakit, berwarna ungu atau biru dan muncul seperti pembuluh darah yang menggembung.
  6. Kaki akan terasa lebih sering kram atau gatal yang terasa dari bagian dalam kaki.
  7. Jika sudah terjadi pendarahan varises maka bisa menyebabkan bagian varises meradang dan muncul borok dari dalam kulit.

Rekomendasi Pengobatan Varises

Selain dengan perawatan medis, pengobatan varises dapat juga dilakukan dengan menggunakan ramuan herbal berkhasiat yang memang telah dikenal memiliki kemampuan dalam mengatasi varises secara tuntas. Informasi selengkapnya silahkan Anda kunjungi => Tanaman Herbal Untuk Mengatasi Varises

Semoga informasi dari kami bermanfaat. Terima kasih

Post by Tanaman Obat Herbal

Ciri Tanda Dan Gejala Varises Pada Ibu Hamil

Baca juga artikel lainnya :

Tanaman Obat Untuk Radang Usus Besar Paling Ampuh

Mengenal Lebih Jauh Penyebab Varises Pada Pria Dan Wanita

7 Tanaman Obat Untuk Radang Usus Besar Paling Ampuh

By   April 23, 2018

Tanamanobatherbal.org,- Referensi situs berbagai tanaman obat herbal paling lengkap.


7 Tanaman Obat Untuk Radang Usus Besar Paling Ampuh

Baiklah sebelum kita membahas tentang pengobatan alami dari penyakit radang usus besar ini. Alangkah baiknya jika kita mengenal terlebih dahulu tentang radang usus besar. Mari kita simak selengkapnya…

Radang Usus Besar
Radang usus besar merupakan suatu kondisi dimana seluruh lapisan usus besar mengalami inflamasi atau peradangan. Penyakit ini termasuk peradangan kronis, dimana bisa menimbulkan tumbuhnya bisul dalam usus atau mungkin membuat usus terluka.

Radang usus seringkali dikaitkan dengan usus buntu atau inflammatory bowel disease (IBD). Namun ketika peradangan secara spesifik hanya menyerang usus besar, kondisi ini disebut dengan pancolitis.

Dikutip dari Healthline, pancolitis tidak memiliki penyebab pasti. Penyebab paling umum dari peradangan usus besar adalah kolitis ulseratif, namun juga bisa disebabkan oleh infeksi C. difficile.

Selain itu, kondisi ini seringkali dikaitkan dengan gangguan peradangan umum seperti rheumatoid arthritis. Meskipun ada banyak penyebab lainnya termasuk infeksi, suplai darah yang buruk (iskemia), dan reaksi autoimun.

Apa saja gejala dari radang usus besar ?

Gejala radang usus besar akan tergantung pada jenis radang usus yang dimiliki seseorang, tetapi secara umum, radang usus besar paling sering dikaitkan dengan nyeri perut dan diare. Terdapat gejala lain dari radang usus besar yang mungkin akan Anda alami, antara lain :

  • Mengalami Demam Tinggi.
  • Wajah menjadi terlihat pucat.
  • Perut terasa sakit dan nyeri saat BAB.
  • Sering Membuang Gas dan Perut terasa kembung.
  • Organ hati menjadi membesar dan mengalami kram perut.
  • Saat BAB keluar bersama dengan lendir dan darah dari bagian anus.
  • Terjadi pendarahan di Rektum karena ada tekanan di usus dan lambung.

Apakah penyakit radang usus besar berbahaya ?

Dikutip dari halosehat.com, Jika kondisi radang usus besar tidak mendapatkan penanganan yang cepat dan benar, tentunya akan menimbulkan kondisi berbahaya. Berikut ini adalah komplikasi yang akan terjadi :

  • Tukak – Tukak merupakan suatu peradangan yang dapat dibilang kronis. Tukak biasanya menyerang pada bagian usus halus, mulut dan anus.
  • Fistula – Komplikasi ini tentu terjadi karena tukak yang terus membentuk lubang pada dinding pencernaan sehinga menyebabkan penyakit fistula ini.
  • Fisura ani – Beda halnya dengan fisura ani, fisura ani adalah komplikasi yang diakibatkan karena radang usus halus dimana usus halus itu membuat luka robek pada bagian jaringan i dinding anus. Justru hal ini yang menyebabkan keluar darah pada saat buang air besar.
  • Kanker usus besar – Hal ini sangat sering disebut dengan kolon. Untuk itu jika hal ini mulai dirasakan dan terjadi segeralah melakukan prosedur kolonoskopi dengan sering, karena jika sudah sering usus akan kembali sehat.
  • Obstruksi usus – Hal ini menjadi penyebab dari tertutupnya saluran hasil dari pencernaan makanan. Obstruksi usus ini tidak boleh sampai terangkat.
  • Malnutrisi – Malnutrisi merpakan penyakit yang diakibatkan karena tubuh tidak mampu meneyerap nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Mal nutrisi ini ditandai dengan gejala mual dan baterai sehingga tidak akan sakit ketika berada di jalan nantinya.

Pengobatan untuk radang usus besar.

Pilihan pengobatan untuk radang usus besar termasuk pengendalian gizi, dukungan emosional dan operasi. Tujuan utama dari pengobatan adalah untuk meringankan gejala-gejala pada penderitanya dan jika berhasil, untuk mencegah agar tidak kambuh dan sembuh secara total.

Salah satu rekomendasi dari kami yakni dengan menggunakan ramuan herbal berkhasiat. Kenapa herbal dipilih? Selain memiliki khasiat yang luar biasa dan telah digunakan sejak dulu, herbal juga aman tanpa efek samping. Berikut adalah tanaman obat radang usus besar yang bisa Anda jadikan sebagai pilihan pengobatan, antara lain :

Minyak zaitun.

Minyak zaitun menjadi salah satu pengobatan alami radang usus besar dari kondisi ringan sampai sedang. Herbal ini kaya akan lemak tak jebuh tunggal dan memiliki sifat imunomodulator dan anti-inflamasi. Dimana senyawa tersebut dapat membantu menurunkan gejala dari penyakit itu serta membantu mengatasi peradangan yang terjadi. Penelitian menunjukan bahwa minyak zaitun juga dapat melindungi terhadap penyakit radang usus besar.

Jahe.

Jahe dikenal sebagai tanaman herbal yang memiliki manfaat untuk kesehatan, termasuk untuk menjadi pilihan obat herbal radang usus besar. Dalam membantu penderita radang usus, ebuah studi 2008 yang diterbitkan dalam Journal of Ethnopharmacology menunjukkan bahwa jahe dapat membantu dalam mengelola gejala radang usus, berkat sifat anti-inflamasi dan antioksidan yang dimilikinya. Lebih jauh lagi, Jahe juga sangat baik digunakan untuk saluran pencernaan yang memiliki gangguan.

Makanan kaya besi.

Makanan yang kaya besi termasuk : kacang hitam, bayam dan lobak. Gejala utama dari radang usus besar adalah anemia, yang terjadi ketika tubuh tidak memiliki cukup sel darah merah yang sehat.

Kekurangan zat besi dapat berarti bahwa Anda tidak dapat memproduksi sel darah merah pembawa oksigen yang cukup. Untuk itu, zat besi adalah nutrisi yang diperlukan untuk menjaga kesehatan umum, energi, dan metabolisme yang sehat karena membantu mendukung kesehatan sel secara keseluruhan dan terlibat dalam banyak fungsi enzim.

Makanan kaya folat.

Menurut sebuah publikasi untuk American Association for Cancer Research, suplementasi folat bahkan dapat mengurangi risiko displasia kolorektal dan kanker pada pasien radang usus kronis.

Makanan tinggi folat adalah kacang arab, lentil, asparagus, alpukat, bit dan brokoli. Folat adalah vitamin penting bagi penderita radang usus besar karena membantu tubuh membuat sel-sel baru.

Kunyit.

Salah satu aspek yang paling kuat dari kunyit adalah kemampuannya untuk mengendalikan peradangan. Senyawa anti-inflamasi yang dimiliki kunyit memang dikenal paling efektif dalam mengatasi peradangan. Inilah yang menjadi sebab, kunyit menjadi salah satu pilihan obat radang usus besar.

Benih Psyllium.

Sebagai obat radang usus. Karena kaya serat larut, psyllium bekerja sebagai agen pembentuk massal dan meningkatkan mobilitas usus, sehingga mengurangi gejala radang usus besar seperti diare ringan hingga sedang, yang disebabkan oleh radang usus besar.

Minyak ikan.

Kandungan asam lemak omega-3 dan sifat anti-inflamasi dari minyak ikan membantu meringankan gejala radang usus besar. Asam lemak Omega-3 adalah asam lemak tak jenuh ganda yang dapat membantu mengurangi peradangan pada penderita radang usus.

Para peneliti di Boston University Medical Center menunjukkan bahwa pasien yang menderita gangguan gastrointestinal cenderung memiliki profil asam lemak esensial yang abnormal. Untuk itu, minyak ikan dibutuhkan bagi penderita radang usus besar.

Itulah beberapa pilihan tanaman obat herbal yang dapat Anda jadikan sebagai obat radang usus paling ampuh. Semoga berhasil.

Salam sehat keluarga indonesia 🙂

Sumber :

www.top10homeremedies.com/home-remedies
https://draxe.com/ulcerative-colitis-diet

Post by Tanaman Obat Herbal

7 Tanaman Obat Untuk Radang Usus Besar Paling Ampuh

Baca juga artikel lainnya :

Penyebab Varises Pada Pria Dan Wanita

Manfaat Madu Untuk Atasi Penyakit Paru Paru

Mengenal Lebih Jauh Penyebab Varises Pada Pria Dan Wanita

By   April 19, 2018

Tanamanobatherbal.org,- Referensi situs berbagai tanaman obat herbal paling lengkap.


Mengenal Lebih Jauh Penyebab Varises Pada Pria Dan Wanita

Mengenal Lebih Jauh Penyebab Varises Pada Pria Dan Wanita – Varises adalah suatu kondisi diman vena / pembuluh darah mengalamai pembengkakan. Varises memang menyerang vena bagian mana saja namun yang sering terjadi yaitu pada vena kaki. Vena yang terkena masalah biasanya tampak bengkak, berwarna ungu kebiruan atau merah.

Kondisi ini sangat umum terjadi dimasyarakat luas, terutama pada wanita meskipun tidak menurup kemungkinan terjadi pada pria. Sekitar 25% penduduk dunia, semua orang dewasa memiliki masalah varises. Dan dalam banyak kasus, varises sering muncul pada kaki bagian bawah.

Penyebab Utama Varises

Banyak teori yang ada mengapa varises terjadi pada vena, tetapi faktanya adalah bahwa katup yang rusak di dalam vena adalah penyebab utama dari varises ini.

Katup mencegah aliran balik darah di dalam pembuluh darah. Menyimpan darah di pembuluh darah yang bergerak menuju jantung. Belum diketahui secara jelas apa yang menyebabkan katup bekerja kurang efisien.

Beberapa ahli mengatakan masalah yang diwariskan menyebabkan beberapa orang memiliki terlalu sedikit katup atau katup yang tidak berfungsi dengan baik. Beberapa orang mungkin dilahirkan dengan kelainan pada dinding pembuluh darah. Kelemahan yang dihasilkan dapat mempengaruhi katup untuk terpisah dan menjadi bocor.

Hasilnya adalah ketika seseorang dengan katup yang berfungsi buruk, aliran darah sebenarnya membalik dan mengalir ke vena superfisial, ketika seharusnya mengalir ke arah jantung.

Baca juga : Tanaman Obat Varises

Ketika otot-otot yang mengelilingi kontrak vena dalam, mengosongkan vena yang lebih dalam, penumpukan tekanan terjadi. Hal ini menyebabkan lebih banyak darah mengalir dengan cara yang salah dari deep ke vena superfisial melalui katup yang rusak di vena perforator. Hal ini meningkatkan tekanan pada vena superfisial dan menyebabkan varises.

Banyak faktor yang dapat memperburuk varises. Berikut adalah beberapa faktornya, antara lain :

  • Kehamilan.

Biasanya varises mulai terlihat ketika rahim mulai membesar dan volume darah meningkat sehingga makin memberikan tekanan pada vena. Selain akibat tekanan, meningkatnya kadar hormon selama kehamilan juga dapat membuat otot vena menjadi lebih rileks dan berimbas kepada melemahnya perlindungan katup. Oleh karena itu, terbentuklah varises.

  • Berdiri terlalu lama.

Kebiasaan ini dapat menyebabkan darah di vena kaki menjadi sulit untuk mengalir ke jantung.

  • Usia.

Risiko varises meningkat seiring bertambahnya usia. Penuaan menyebabkan keausan pada katup di pembuluh darah yang membantu mengatur aliran darah.

  • Faktor keturunan.

Varises merupakan penyakit yang dapat bersifat keturunan. Artinya, peluang untuk mengalami kondisi ini akan lebih besar jika memiliki keluarga berpenyakit sama.

  • Obesitas.

Tekanan pada vena kaki akan bertambah jika bobot tubuh besar. Selain menyulitkan vena dalam mendorong darah ke jantung, tekanan besar juga dapat memperlemah katup sehingga terjadi arus balik darah.

  • Seksual.

Wanita lebih cenderung mengembangkan kondisi ini. Perubahan hormonal selama kehamilan, pramenstruasi atau menopause mungkin menjadi faktor karena hormon wanita cenderung mengendurkan dinding vena. Mengambil terapi penggantian hormon atau pil KB dapat meningkatkan risiko varises.

Pencegahan terbaik pada penderita varises

Salah satu solusi untuk mencegah varises adalah dengan meningkatkan sirkulasi dan tonus otot, dengan begitu dapat mengurangi risiko mengembangkan varises.

Tindakan lain dapat Anda lakukan untuk mengobati ketidaknyamanan dari varises di rumah dapat membantu mencegah varises, antara lain :

  1. Berolahraga.
  2. Menurunkan berat badan.
  3. Konsumsi makanan rendah serat, rendah garam.
  4. Menghindari sepatu hak tinggi dan kaus kaki ketat.
  5. Tinggikan kaki Anda.
  6. Mengubah posisi duduk atau berdiri Anda secara teratur.

Rekomendasi Pengobatan Varises

Bagi Anda yang ingin mencegah dan mengatasi penyakit varises secara alami, cepat dan aman tanpa efek samping dengan ramuan herbal yang telah teruji ampuh. Silahkan Anda kunjungi => Obat Varises Paling Ampuh

Semoga informasi dari kami bermanfaat. Terima kasih

Post by Tanaman Obat Herbal

Mengenal Lebih Jauh Penyebab Varises Pada Pria Dan Wanita

Baca juga artikel lainnya :

Manfaat Madu Untuk Atasi Penyakit Paru Paru

Mengenal 5 Bahaya Varises Pada Wanita Hamil

Luar Biasa, Manfaat Madu Untuk Atasi Penyakit Paru Paru

By   April 18, 2018

Tanamanobatherbal.org,- Referensi situs berbagai tanaman obat herbal paling lengkap.


Luar Biasa, Manfaat Madu Untuk Atasi Penyakit Paru Paru

Luar Biasa, Manfaat Madu Untuk Atasi Penyakit Paru Paru – Madu dikenal sebagai salah satu alternatif pengobatan berbagai penyakit. Kehebatan madu sudah dikenal oleh banyak orang. Bahkan hingga penjuru dunia pun mengakui, bahwa madu adalah bahan alami yang bisa mengobati beragam jenis penyakit.

Mulai dari penyakit ringan hingga penyakit berat. Madu juga merupakan sumber antioksidan dan zat antibiotik yang kuat yang melindungi kesehatan paru-paru dan seluruh sistem pernapasan.

Baca juga : Obat Herbal Radang Paru Paru

Nutrisi yang terkandung dalam madu, antara lain :

  • Vitamin (B dan C).
  • Asam folat.
  • Asam laktat.
  • Asam fosfat.
  • Mineral (fosfor, kalsium, magnesium, silikon, besi, potassium, sodium dan zinc) dll.

Madu untuk penyakit paru-paru sudah jelas tidak perlu diragukan lagi khasiatnya, karena madu pada dasarnya merupakan antibiotik alami yang dipersembahkan alam untuk manusia dengan segudang manfaat untuk mengatasi beragam jenis penyakit, salah satunya adalah penyakit paru-paru.

Banyak manfaat madu untuk mengatasi penyakit paru paru yang perlu Anda ketahui. Beberapa manfaat madu untuk penyakit paru paru, antara lain :

  1. Pertama, madu telah digunakan selama berabad-abad dalam pengobatan alami, terutama untuk infeksi dan masalah pernapasan.
  2. Selain itu, madu adalah sumber enzim dan antioksidan yang bekerja sama dengan vitamin dan mineral untuk membantu menjaga sistem kekebalan tubuh.
  3. Madu juga mengandung gula alami, yang meningkatkan tingkat energi, mencegah kelelahan dan mempercepat pemulihan tubuh ketika sakit.
  4. Senyawa antivirus dan antibiotik dalam madu membantu menyingkirkan mikroorganisme penyebab infeksi. Pada saat yang sama, menciptakan penghalang untuk melindungi dari serangan penyakit.
  5. Dan baiknya madu memiliki ekspektoran alami dan anti-inflamasi, yang berarti membantu dengan dahak berlebih bersama dengan sakit tenggorokan dan kemacetan.
  6. Satu lagi kelebihan madu, yakni memiliki kandungan zat yang berfungsi sebagai anti bakteri, yang dapat menyembuhkan Infeksi Saluran Pernapasan.

Cara mengkonsumsi madu untuk kesehatan paru-paru

Cara terbaik mengkonsumsi madu untuk menyembuhkan penyakit paru paru adalah sebagai berikut :

  • Anda bisa mengkonsumsi langsung tanpa campuran apapun.
  • Masukan madu sebanyak 60 gram atau satu sendok makan penuh le dalam satu gelas air hangat. Aduk hingga rata. Konsumsi dalam keadaan hangat dua kali setiap harinya.
  • Anda juga bisa mencampurkan madu dengan berbagai bahan lainnya. Madu juga berfungsi sebagai pemanis pengganti gula. Campuran bahan bahan sehat lainnya dapat menambah khasiat untuk kesehatan.
  • Madu bisa Anda konsumsi untuk olesan roti.

Rekomendasi Pengobatan Penyakit Paru Paru

Selain menggunakan herbal alami seperti madu, Anda juga bisa menggunakan herbal lainnya untuk membantu mengatasi berbagai keluhan pada paru paru Anda, seperti penyakit berbahaya radang paru paru. Bagi Anda yang menderita penyakit radang paru paru dan ingin mengatasi keluhan tersebut secara alami dan cepat. Silahkan Anda kunjungi => Obat Alami Radang Paru Paru

Semoga informasi dari kami bermanfaat. Terima kasih

Post by Tanaman Obat Herbal

Luar Biasa, Manfaat Madu Untuk Atasi Penyakit Paru Paru

Baca juga artikel lainnya :

Bahaya Varises Pada Wanita Hamil

Tips Dan Pencegahan Varises Pada Ibu Hamil

Mengenal 5 Bahaya Varises Pada Wanita Hamil

By   April 18, 2018

Tanamanobatherbal.org,- Referensi situs berbagai tanaman obat herbal paling lengkap.


Mengenal 5 Bahaya Varises Pada Wanita Hamil

Mengenal 5 Bahaya Varises Pada Wanita Hamil – Varises adalah suatu kondisi dimana vena superfisial membesar dan membengkak, biasanya terlihat di paha dan tungkai. Masalah ini terjadi ketika uterus menekan vena besar (vena cava inferior) yang membawa darah kembali ke jantung dari kaki. Penyaki varises lebih sering menyerang wanita, meski tidak menutup kemungkinan pria juga terserang penyakit ini.

Varises yang terjadi pada kehamilan karena hormon progesteron kehamilan. Pertumbuhan bayi anda memberikan tekanan pada pembuluh darah di panggul dan pada pembuluh darah besar. Vena memiliki katup yang menghentikan darah yang kembali ke jantung dari mengalir mundur.

Baca juga : Tanaman Herbal Obat Varises

Ketika katup ini tidak bekerja dengan baik pembuluh darah menjadi sesak dan mengakibatkan darah bertambahan. Dinding pembuluh darah mulai meregang dan membengkak vena, membuatnya terlihat di bawah kulit.

Gejala Varises pada Ibu Hamil

  • Rasa tidak nyaman pada bagian kaki atau bagian tubuh yang lain yang menjadi pertanda awal munculnya varises. Ibu hamil cepat lelah berlebihan, perasaan berat dan tidak nyaman saat digunakan untuk bergerak.
  • Kaki akan terasa berat melangkah, nyeri dan rasa sakit yang berlebihan saat berdiri atau duduk.
  • Bagian vena yang akan membengkak terasa panas, nyeri, gatal dan berdenyut yang terasa tidak nyaman.
  • Rasa sakit akan berkembang atau lebih parah pada pagi hari ketika ibu hamil bangun tidur.
  • Pembuluh darah vena pada bagian kaki terasa sakit, berwarna ungu atau biru dan muncul seperti pembuluh darah yang menggembung.
  • Kaki akan terasa lebih sering kram atau gatal yang terasa dari bagian dalam kaki.
  • Jika sudah terjadi pendarahan varises maka bisa menyebabkan bagian varises meradang dan muncul borok dari dalam kulit.

Kehamilan meningkatkan volume darah di tubuh, itu juga memperlambat aliran darah dari kaki ke panggul. Perubahan sirkulasi ini dirancang untuk mendukung janin yang sedang tumbuh dan mempersiapkan tubuh untuk persalinan dan melahirkan, tetapi dapat menghasilkan efek samping yang tidak menguntungkan dari pembuluh darah yang membesar di kaki.

Komplikasi Varises Pada Ibu Hamil

Meski kebanyak orang dengan varises tidak mengalami komplikasi. Namun jika kondisi ini biarkan, akan mungkin untuk menimbulkan komplikasi, termasuk :

  1. Tromboflebitis superfisial – dalam kondisi ini, varises meradang dan lunak. Bekuan biasanya ada di vena.
  2. Perdarahan – bahkan dengan trauma kecil, varises mungkin berhubungan dengan perdarahan. Karena pembuluh darah di bawah tekanan tinggi, pendarahan bisa sangat banyak.
  3. Eksim vena – kulit di sekitar vena mungkin menjadi kering dan sangat gatal.
  4. Pigmentasi vena – ini adalah pewarnaan coklat pada kulit di sekitar pergelangan kaki. Hal ini disebabkan oleh kebocoran darah dalam jumlah sedikit dari vena ke dalam kulit.
  5. Ulserasi vena – ulkus di pergelangan kaki.

Rekomendasi Pengobatan Varises

Bagi Anda yang sedang mencari cara untuk mengatasi penyakit varises dengan cara alami, aman tanpa efek samping dan tentunya ampuh. Silahkan Anda kunjungi => Tanaman Herbal Untuk Mengobati Varises Paling Ampuh

Semoga informasi dari kami bermanfaat. Terima kasih

Sumber :

hamil.co.id

www.veindirectory.org/article/none/varicose-veins-in-pregnancy

Baca juga artikel lainnya :

Tips Dan Pencegahan Varises Pada Ibu Hamil

Kenali 9 Tanda Dan Gejala Varises Pada Kaki

Post by Tanaman Obat Herbal

Mengenal 5 Bahaya Varises Pada Wanita Hamil

Tips Dan Pencegahan Varises Pada Ibu Hamil

By   April 17, 2018

Tanamanobatherbal.org,- Referensi situs berbagai tanaman obat herbal paling lengkap.


Tips Dan Pencegahan Varises Pada Ibu Hamil

Tips Dan Pencegahan Varises Pada Ibu Hamil – Varises adalah suatu kondisi dimana vena pembuluh darah mengalami pembesaran dan membengkak. Kondisi ini terjadi akibat dinding pembuluh vena yang lemah dan katup tidak berfungsi dengan baik. Ketika ini terjadi, darah tidak bisa lagi mengalir ke arah normal yang ditentukan dan mulai bocor ke belakang, melalui katup yang rusak, inilah yang menjadi penyebab varises.

Varises dapat menyerang setiap vena dimana pun berada, tetapi vena yang paling sering terkena adalah vena bagian kaki. Kenapa bagian kaki? Itu karena berdiri dan berjalan tegak meningkatkan tekanan di pembuluh darah bagian bawah tubuh.

Lalu, bagaimana jika varises menyerang saat masa kehamilan?

Varises pada wanita hamil biasanya berkembang selama trimester pertama (jauh sebelum rahim telah membesar secara signifikan) menunjukkan peran utama dari perubahan hormon dalam perkembangan varises. Pada trimester kedua dan ketiga, uterus yang membesar juga menyebabkan peningkatan tekanan pada vena di sekitarnya.

Kehamilan yang berturut-turut sangat meningkatkan risiko mengembangkan vena yang abnormal. Meskipun varises selama kehamilan sering membaik dalam beberapa minggu setelah melahirkan, vena yang abnormal di luar sekitar tiga bulan tidak mungkin untuk sembuh.

Selain kehamilan dan mengembangkan varises, faktor-faktor lain dapat mempercepat perkembangan penyakit ini dan membuat pembuluh darah memburuk, termasuk berdiri atau duduk lama, obesitas, usia, dan trauma fisik.

Meskipun banyak orang telah mendengar tentang varises, penting untuk mengetahui bahwa ada lebih banyak hal yang perlu diperhatikan daripada hanya ketidaksengajaan dari varises. Kemungkinan varises berkembang menjadi masalah medis yang serius, yang dapat membahayakan nutrisi kulit dan dapat menyebabkan pembengkakan, eksim, peradangan, dan bahkan ulserasi pada tungkai bawah.

Perlu Anda ketahui, Varises yang muncul selama kehamilan dapat menyebabkan ketidaknyamanan, kram dan pembengkakan. Untuk itu segeralah lakukan pencegahan agar terhindar dari kondisi yang membahayakan.

Tindakan Pencegahan Varises Pada Ibu Hamil.

  • Hindari duduk atau berdiri di posisi yang sama untuk jangka waktu yang lama. Pastikan untuk beristirahat untuk mengubah posisi Anda.
  • Hindari memakai sepatu hak tinggi. Lebih baik memakai sepatu hak tinggi atau tumit yang lebih rendah karena ini akan melatih otot betis Anda, mendorong sirkulasi yang sehat.
  • Olahraga ringan teratur.
  • Pakai dukungan bersalin kaus kaki. Ini memberi tekanan pada kaki, merangsang aliran darah ke kaki menuju jantung. Namun, hindari pemakaian selang yang ketat yang memotong sirkulasi.
  • Hindari menyilangkan kaki saat duduk.
  • Tinggikan kaki Anda secara berkala untuk meningkatkan sirkulasi.
  • Tidurlah di sisi kiri. Ini akan membantu mengurangi tekanan pada vena cava inferior.
  • Kurangi asupan natrium untuk meminimalkan pembengkakan vena.
  • Minum banyak air dan makan cukup serat untuk mencegah sembelit.

Itulah beberapa tips dan pencegahan dari kami yang dapat menjadi pengobatan terbaik saat Anda terkena varises pada masa kehamilan.

Rekomendasi pengobatan varises secara alami

Bagi Anda yang sedang mencari cara untuk mengatasi penyakit varises dengan cara alami, aman tanpa efek samping dan tentunya ampuh. silahkan Anda kunjungi => Tanaman Herbal Untuk Mengobati Varises Paling Ampuh

Semoga informasi dari kami bermanfaat. Terima kasih

Baca juga artikel lainnya :

9 Tanda Dan Gejala Varises Pada Kaki

Tanda Dan Gejala Pankreatitis Pada Manusia

Post by Tanaman Obat Herbal

Tips Dan Pencegahan Varises Pada Ibu Hamil

Kenali 9 Tanda Dan Gejala Varises Pada Kaki

By   April 16, 2018

Tanamanobatherbal.org,- Referensi situs berbagai tanaman obat herbal paling lengkap.


Kenali 9 Tanda Dan Gejala Varises Pada Kaki

Kenali 9 Tanda Dan Gejala Varises Pada Kaki – Penyakit varises adalah pembengkakan dan pelebaran pembuluh darah vena yang biasanya terjadi pada bagian kaki dikarenakan terjadinya penumpukan darah. Setiap vena dapat menjadi varises, tetapi vena yang paling sering terkena adalah vena di kaki. Itu terjadi karena berdiri dan berjalan tegak meningkatkan tekanan di pembuluh darah bagian bawah tubuh.

Penyakit seperti varises terjadi ketika katup yang rusak di pembuluh darah memungkinkan darah mengalir ke arah yang salah atau ke kolam. Data menunjukan bahwa lebih dari 23 persen dari semua orang dewasa dianggap terkena varises dan wanita hamil lebih rentan terhadap varises.

Pembuluh darah memiliki katup satu arah sehingga darah dapat bergerak hanya dalam satu arah. Jika dinding pembuluh darah menjadi teregang dan kurang fleksibel (elastis), katup bisa menjadi lebih lemah.

Baca juga : Tanaman Obat Untuk Varises 

Katup yang melemah dapat memungkinkan darah bocor ke belakang dan akhirnya mengalir ke arah yang berlawanan. Ketika ini terjadi, darah dapat menumpuk di pembuluh darah, yang kemudian membesar dan membengkak.

Faktor pendukung varises, termasuk :

  • Usia – Ketika semakin tua, pembuluh darah bisa kehilangan elastisitas, menyebabkan mereka meregang. Katup di pembuluh darah mungkin menjadi lemah, memungkinkan darah yang seharusnya bergerak menuju jantung mengalir ke belakang.
  • Kehamilan. – Beberapa wanita hamil mengembangkan varises. Kehamilan meningkatkan volume darah di tubuh, tetapi menurunkan aliran darah dari kaki ke pelvis. Perubahan sirkulasi ini dirancang untuk mendukung janin yang sedang tumbuh, tetapi dapat menghasilkan efek samping yang tidak menguntungkan.
  • Sejarah keluarga. – Jika anggota keluarga lainnya mengalami varises, ada kemungkinan Anda juga akan lebih besar.
  • Kegemukan. – Kelebihan berat badan menambah tekanan pada pembuluh darah.
  • Berdiri atau duduk untuk jangka waktu yang lama. – Darah Anda tidak mengalir juga jika Anda berada di posisi yang sama untuk waktu yang lama.

Tanda dan Gejala Varises, antara lain :

  1. Vena yang berwarna ungu atau biru gelap.
  2. Pembuluh darah yang tampak bengkok dan menonjol.
  3. Perasaan sakit atau berat di kaki.
  4. Terbakar, berdenyut, kram otot dan bengkak di kaki bawah.
  5. Rasa sakit yang hilang setelah duduk atau berdiri untuk waktu yang lama.
  6. Gatal di sekitar satu atau lebih vena.
  7. Pendarahan dari varises.
  8. Tali yang menyakitkan di vena dengan warna merah pada kulit
  9. Perubahan warna, pengerasan vena, radang kulit atau ulkus kulit dekat pergelangan kaki Anda, yang dapat berarti Anda memiliki bentuk penyakit vaskular yang serius yang memerlukan perhatian medis.

Tips – tips untuk mengurangi rasa sakit dan mencegah varises semakin memburuk, antara lain :

  • Berolahraga.
  • Menurunkan Berat badan.
  • Menghindari berdiri atau duduk lama.
  • Makan makanan rendah serat, rendah garam.

Rekomendasi Pengobatan Varises

Bagi Anda yang ingin terbebas dari penyakit varises dan sedang mencari cara untuk mengobati varises dengan cara cepat, alami dan aman tanpa efek samping. Silahkan Anda kunjungi => Tanaman Herbal Untuk Mengobati Varises Paling Ampuh

Semoga informasi dari kami bermanfaat. Terima kasih

Post by Tanaman Obat Herbal

Kenali 9 Tanda Dan Gejala Varises Pada Kaki

10 Tanaman Herbal Untuk Mengobati Varises Paling Ampuh

By   April 13, 2018

Tanamanobatherbal.org ,- Referensi situs berbagai tanaman obat herbal paling lengkap.


10 Tanaman Herbal Untuk Mengobati Varises Paling Ampuh

10 Tanaman Herbal Untuk Mengobati Varises Paling Ampuh – Varises adalah suatu kondisi dimana pembuluh darah membesar, bengkak dan menonjol atau memutar serta berwarna ungu kebiruan atau merah. varises terjadi ketika katup di pembuluh darah tidak berfungsi dengan baik, sehingga darah tidak mengalir secara efektif.

Penyakit ini sangat umum terjadi, terutama pada wanita. Meskipun tidak menutup kemungkinan menyerang pria. Sekitar 25% penduduk dunia orang dewasa memiliki varises. Penyakit ini lebih sering muncul di kaki bagian bawah.

Menurut situs metroveincenters.com. Komplikasi varises vena terjadi sebagai akibat dari tekanan yang berkepanjangan atau peningkatan dalam vena yang terkena. Ini merusak pembuluh darah yang lebih kecil serta jaringan sekitarnya. Berikut adalah komplikasi yang bisa terjadi akibat varises, antara lain :

  • Ulkus. – Ulkus adalah luka dalam yang terbentuk sebagai akibat perubahan kulit yang berhubungan dengan varises. Penyakit vena dapat menyebabkan kulit Anda menjadi lebih tipis dan lebih rapuh, meningkatkan kemungkinan terjadinya bisul dan infeksi kulit.
  • Berdarah. – Varises yang terbentuk di dekat permukaan kulit kadang-kadang bisa berdarah jika Anda memotong atau menabrak kaki. Pendarahan mungkin sulit dihentikan. Anda harus berbaring, angkat kaki dan berikan tekanan langsung ke luka.
  • Rasa sakit dan kram kaki. – Gejala menyakitkan yang terkait dengan varises dapat tajam atau membosankan, dan cenderung menjadi lebih buruk seiring berjalannya hari. Kadang-kadang, rasa sakit disertai dengan kaki bengkak dan kelelahan, dan seringkali gejala cukup mengganggu aktivitas normal.
  • Lipodermatosklerosis. – Perubahan kulit lain yang terkait dengan varises, lipodermatosklerosis menyebabkan kulit di sekitar varises Anda menjadi mengeras dan berubah warna akibat penumpukan jaringan parut.
  • Restless leg syndrome. – Gejala ini menyebabkan dorongan yang tak tertahankan untuk menggerakkan kaki Anda, dan itu terjadi ketika Anda sedang di tempat tidur mencoba untuk tidur.
  • Tromboflebitis superfisial. – Pembekuan darah yang dangkal ini terbentuk ketika area di sekitar vena mengalami cedera. mengakibatkan nyeri vena dan pembentukan gumpalan. Tanpa perawatan, gumpalan darah dapat berpindah ke vena yang lebih dalam dapat menyebabkan masalah serius.

Penyebab Varises.

Varises terjadi ketika vena tidak berfungsi dengan baik. Vena memiliki katup satu arah yang mencegah darah mengalir ke belakang. Ketika katup-katup ini gagal bekerja, darah mulai berkumpul di pembuluh darah dan tidak menuju ke jantung. Dan kemudian pembuluh darah akan membesar.

Selain itu, terdapat beberapa penyebab potensial untuk terkena varises termasuk :

  • Kehamilan.
  • Mati haid.
  • Usia di atas 50 tahun.
  • Berdiri untuk jangka waktu yang lama.
  • Kegemukan.
  • Riwayat keluarga varises.

Gejala Utama Varises.

Gejala utama dari varises sangat terlihat. Vena yang cacat, biasanya pada kaki Anda. Anda juga dapat mengalami nyeri, pembengkakan, berat, dan rasa sakit di atas atau di sekitar vena yang membesar.

Dalam beberapa kasus, Anda dapat mengembangkan pembengkakan dan perubahan warna. Dalam kasus yang parah, vena dapat mengeluarkan darah secara signifikan dan terbentuknya bisul.

Ketika gejala mulai terasa dan muncul sebaiknya Anda melakukan pemeriksaan supaya mendapatkan penanganan yang tepat agar terhindar dari kondisi yang berbahaya. Selain dengan melakukan perawatan medis Anda juga bisa menggunakan pengobatan alternatif dengan ramuan herbal. Selain ampuh, herbal juga aman tanpa efek samping apapun.

Berikut ini pilihan tanaman obat untuk varises yang alami, antara lain :

Blueberry.

Blueberry mengandung antioksidan kuat yang dikenal sebagai anthocyanoside yang mampu memperkuat dan melindungi pembuluh darah dan kapiler. Ini melebarkan pembuluh darah, menurunkan tekanan darah, dan memperbaiki struktur kolagen dari dinding vena yang membuat vena tetap kuat dan efisien.

Calendula.

Jika varises gatal, kering dan meradang. Maka obat alami varises dari calendula mampu meredakan gejala tersebut. Sifat anti-inflamasi dalam calendula menurunkan pembengkakan dan mengurangi rasa sakit saat memulihkan kulit dan memperbaiki sirkulasi.

Cabai rawit.

Cabai rawit kaya akan vitamin C dan flavonoid yang membantu melindungi pembuluh darah dari radikal bebas. Juga mempromosikan pembentukan kolagen di dinding pembuluh darah untuk membantu menjaga tetap sehat dan elastis. Kandungan capsaicin cayenne memberikan sifat anti-inflamasi, analgesik dan pengencer darah yang ampuh yang dapat membantu mengurangi varises.

Pegagan.

Triterpenoid yang ditemukan di pegagan membantu memperkuat pembuluh darah dan vena serta membantu meningkatkan aliran darah dan integritas dinding pembuluh darah. Sebagai obat herbal varises Pegagan juga mampu mengurangi kebocoran vena, insufisiensi dan peradangan.

Ekstrak kulit pohon pinus.

Ekstrak kulit pohon pinus adalah obat varises paling ampuh. Ini mengandung banyak asam fenolik, flavonoid, dan proanthocyanidins yang memberikan sejumlah efek menguntungkan, seperti mengurangi peradangan dan varises. Ekstrak kulit pohon pinus juga meningkatkan sirkulasi dan mengembalikan elastisitas dan kekuatan dinding pembuluh darah sambil mengurangi kram kaki dan nyeri yang terkait dengan varises.

Witch hazel.

Kualitas astringennya membuatnya menjadi ramuan yang sangat baik untuk digunakan secara eksternal pada varises untuk mengencangkan, mengencangkan, dan mengecilkan vena yang terlihat. Tindakan ini membantu mengembalikan elastisitas alami vein. Obat tradisional varises ini juga mengandung asam galat dan minyak esensial yang membantu mengurangi pembengkakan dan rasa sakit yang terkait dengan varises.

Minyak zaitun.

Menggunakan minyak esensial ampuh secara topikal akan membantu merangsang sirkulasi, memperkuat pembuluh darah dan memperkuat dinding dan katup vena. Serta mengurangi peradangan akibat dari varises. Hal ini tidak terlepas dari kandungan didalamnya, seperti :

  • Dekongestan vena – membantu mengencerkan darah dan memindahkan stagnasi.
  • Perangsang sirkulasi – meningkatkan sirkulasi.
  • Tindakan astringen – mengencangkan dan memperkuat dinding vena.
  • Anti-inflamasi – mengurangi peradangan.

Bawang putih.

Bawang putih Bawang putih sangat baik untuk mengurangi peradangan dan gejala varises. Bawang putih juga membantu memecah racun berbahaya di pembuluh darah dan memperbaiki sirkulasi. Selain itu, bawang putih ini memiliki manfaat untuk memecahkan protein pada tubuh serta mendistribusikan secara rata pada tubuh.

Jahe.

Ramuan ini kaya akan senyawa anti peradangan. Secara alami mengurangi rasa sakit dan munculnya varises. Jahe sangat bagus untuk meningkatkan sirkulasi dan mencegah pembentukan varises. Jahe bisa juga digunakan dengan campuran beberapa vitamin dan ditempelkan pada permukaan kulit yang terkena varises.

Echinacea.

Ramuan ini terkenal untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh, tetapi juga merupakan solusi yang bagus untuk varises. Obat varises ini juga efektif mengurangi peradangan dan bertindak sebagai analgesik untuk rasa sakit yang terkait dengan varises.

Itulah pilihan tanaman herbal yang dapat Anda jadikan sebagai obat alami varises paling ampuh. Semoga bermanfaat.

Sumber :

www.holistichealthherbalist.com/best-herbal-remedies-varicose-veins/
www.glovesinabottle.com/blog/8-home-remedies-for-varicose-veins-you-may-not-have-heard-of.html

Post by Tanaman Obat Herbal

10 Tanaman Herbal Untuk Mengobati Varises Paling Ampuh